Amal Ilmiah YAPIS Wamena

Monthly Archives: Agustus 2017

Deklarasi Kebijakan Mutu STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena

STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena telah mendeklarasikan kebijakan mutu pada tanggal 24 Agustus 2017  sebagai sebuah bentuk komitmen yang kuat untuk mengelola pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan mutu yang unggul, sehingga menghasilkan lulusan yang bermutu dan berdayasaing tinggi sebagai persyaratan pelanggan serta undang undang dan peraturan yang berlaku, di mana seluruh sivitas akademika baik yayasan dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa bertekad untuk selalu turut dalam usaha penyempurnaan kinerja STISIP Amal IlmiahYapis Wamena secara aktif. STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena akan selalu meninjau dan memperbaiki sistem manajemen mutu pada seluruh tingkatan organisasi.

Budaya mutu STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena  merupakan persepsi dan sistem makna bersama civitas akademika dalam memelihara dan menjaga sistem mutu dilandasi atas azas-azas kebersamaan, penghilangan batas batas antara bawahan dan atasan, komunikasi yang terbuka dan jujur, kesempatan bagi setiap orang untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, fokus pada proses dan dilakukannya perbaikan secara berkesinambungan.  Serta dengan prinsip “tidak ada keberhasilan ataupun kegagalan, yang ada hanyalah pengalaman berharga untuk dipetik hikmahnya.”

Sasaran Mutu STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena, antara lain:

  1. Mempunyaiakreditasiterbaik (A) dari BAN PT untuksetiap program studi.
  2. Mempunyai akreditasi B dari BAN PT untuk Institusi
  3. Rata Rata IPK mahasiswa minimal 3.
  4. Indeks Kepuasan Mahasiswa terhadap mutu pelayanan dan fasilitas minimal 2.75.
  5. Indeks Kepuasan Mahasiswa terhadap kinerja dosen minimal 3.00.
  6. Tingkat kelulusan tepat waktu minimal 75% dengan memenuhi peraturan yang berlaku.
  7. Rata-rata waktu tunggu lulusan untuk mendapat pekerjaan maksimal 2 bulan.
  8. Melaksanakan Penjaminan Mutu Internal yang sinkron dengan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal dari BAN PT
  9. Kualifikasi Dosen Minimal Strata 2
  10. Terselesaikan Perubahan Bentuk dari Sekolah TinggiI lmu Sosial Dan Ilmu Politik Amal Ilmiah Yapis Wamena menuju Universitas Amal Ilmiah Wamena Pada Tahun 2018.

PKKMB MAHASISWA BARU 2017

STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) atau OSPEK Tahun Akademik 2017/2016.

PKKMB atau OSPEK merupakan kegiatan awal bagi setiap peserta didik yang menempuh jenjang perguruan tinggi. Ospek dengan seluruh rangkaian acaranya merupakan pembentukan watak bagi seorang mahasiswa baru. Dengan kata lain bahwa baik tidaknya kepribadian mahasiswa di sebuah perguruan tinggi dapat terlihat oleh baik tidaknya pelaksanaan Ospek di perguruan tinggi tersebut.

Pada dasarnya, Ospek merupakan pintu ilmu bagi mahasiswa-mahasiswi. Pintu itu akan dibuka dan dicermati atau dipelajari secara saksama oleh mahasiswa-mahasiswi baru untuk memperdalam ilmunya. Bila dari pintunya saja sudah buruk, maka pola pikirnya bisa saja terus menduga bahwa di dalam pintu akan sama buruknya.

Adapun tujuan OSPEK adalah:

  1. Mengenal dan memahami lingkungan kampus sebagai suatu lingkungan akademis serta memahami mekanisme yang berlaku di dalamnya,
  2. Mempersiapkan mahasiswa agar mampu belajar di Perguruan Tinggi serta mematuhi dan melaksanakan norma-norma yang berlaku di kampus, khususnya yang terkait dengan Kode Etik dan Tata Tertib Mahasiswa,
  3. Menumbuhkan rasa persaudaraan kemanusiaan di kalangan civitas akademika dalam rangka menciptakan lingkungan kampus yang nyaman, tertib, dan dinamis,
  4. Menumbuhkan kesadaran mahasiswa baru akan tanggung jawab akademik dan sosialnya sebagaimana tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi,
  5. Untuk bisa saling beradaptasi antar sesama Mahasiswa dilingkungan kampus.

MENWA STISIP, SIAP BELANEGARA

Pembaretan anggota menwa baru oleh Ketua STISIP Dr. H. Rudihartono Ismail, M.Pd.

Di bawah  kaki gunung jayawijaya di kota Wamena Papua, bertempat di lapangan Markas Komando Kodim 1702/Jayawijaya upacara pembukaan Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) Resimen Mahasiswa Cendrawasih Satuan STISIP Amal Ilmiah resmi dibuka.

Tanah Papua, terutama yang berada di Wilayah Pegunungan Tengah, sering diidentikkan sebagai daerah tempat tumbuh suburnya gerakan separatis. Daerah dengan tingkat nasionalisme di bawah rata-rata.

Namun sentimen negatif tersebut tidak sepenuhnya benar. Semangat nasionalisme dan bela negara masih ada di dalam dada kaum muda Papua.

Begitulah yang dirasakan oleh 15 orang mahasiswa STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena, dalam acara Penutupan Pendidikan Dasar Resimen Mahasiswa, yang dilaksanakan pada Rabu 16 Agustus 2017 bertempat di Lapangan Kodim 1702 Jayawijaya.

Acara penutupan tersebut dirangkaikan dengan prosesi pembaretan yang dilakukan langsung oleh Ketua STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena, Rudihartono Ismail.

Dalam sambutannya, Ketua STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena berpesan bahwa mereka yang terpilih menjadi Resimen Mahasiswa adalah komunitas mahasiswa yang memiliki kemampuan di atas rata-rata mahasiswa biasa.

Maka kepada mereka, Resimen Mahasiswa, diharapkan bisa menjadi pemantik rasa nasionalisme dan bela negara di lingkungan kampus. Juga wajib menjadi sosok mahasiswa yang layak diteladani.

Dengan dilantiknya 15 orang Resimen Mahasiswa, menjadikan STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi di Wilayah Pegunungan Tengah Papua yang memiliki Satuan Resimen Mahasiswa.

“Kami berharap ke depan, STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena dapat menjadi kampus yang memelopori berdirinya Resimen Mahasiswa. Semoga kegiatan ini dapat memberikan inspirasi kepada kampus lain untuk juga bisa membentuk Resimen Mahasiswa. Kampus kami sudah memulai, semoga kampus lain melakukan hal serupa.” Ungkap Presiden BEM STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena. (indotim)

STISIP Amal Ilmiah Adakan Workshop Kurikulum Berbasis KKNI

Bertempat di auditorium Anwaruddin, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Amal Ilmiah YAPIS Wamena, Jaya Wijaya, Papua, Ketua Yayasan Pendidikan Islam di Tanah Papua (YAPIS) Cabang Jaya Wijaya, membuka rangkaian acara Seminar dan Lokakarya Nasional.

Dosen dan tenaga kependidikan STISIP Amal Ilmiah YAPIS Wamena mengikuti acara tersebut sebagai rangkaian dalam membangun budaya mutu yang menjadi pilar dalam pengelolaan pendidikan tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua STISIP Amal Ilmiah YAPIS Wamena Dr. Rudihartono Ismail, M.Pd. mengemukakan bahwa pelaksanaan rangkaian tiga kegiatan ini menjadi ikhtiar civitas akademika STISIP Amal Ilmiah untuk mengokohkan pilar-pilar pendidikan tinggi. Bonus yang hendak dicapai adalah wujudnya akreditasi, baik akreditasi program studi maupun institusi.

Secara komprehensif pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi dilaksanakan terencana dan berkelanjutan. Dalam seminar yang dilaksanakan merupakan wahana diskusi untuk merumuskan proposal penelitian yang akan dilaksanakan pada kesempatan berikutnya. Dengan demikian, dengan terprogram bagian tri dharma perguruan tinggi diintegrasikan satu sama lain.

Sementara untuk pengelolaan jurnal, publikasi ilmiah menjadi bagian hilir dari semua tiga dharma yang ada. Untuk itu, melatih kemampuan dosen untuk menerbitkan jurnal dan menulis artikel merupakan kompetensi yang dituntut untuk dilatih secara bertahap.

Rangkaian seminar dan lokakarya ini akan berlangsung selama sepekan dengan menghadirkan praktisi pendidikan lintas perguruan tinggi yang berasal dari pelbagai perguruan tinggi di tanah air diantaranya Dr. Dwi Cahyono, Universitas Muhammadiyah Jember; Andi Suwirta, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung; Ismail Suardi Wekke, Ph.D., Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sorong. (Garisdepan)