STISIP

Amal Ilmiah YAPIS Wamena

PENERIMAAN DOSEN BARU

Sehubungan dengan adanya beberapa Program Studi Baru yang akan kami buka, maka kami sampaikan bahwa perguruan tinggi kami membuka penerimaan calon dosen tetap STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena Kabupaten Jayawijaya, Papua.  yang insyaallah akan berubah kelembagaan menjadi Universitas Amal Ilmiah (UNAIM) Yapis Wamena, Papua. Sebagai Informasi bahwa kami memberikan kesempatan bagi seluruh warga Indonesia untuk berkarier pada bidang pendidikan khususnya di perguruan tinggi.

Untuk itu kami membutuhkan pelamar calon dosen yang berlatar belakang keilmuan pada bidang SAINS.

Adapun program studi yang akan kami buka sebagai berikut:

  1. Program Studi Teknologi Pangan Dan Industri
  2. Program Studi Teknologi Agribisnis/ Agro Teknologi
  3. Program Studi Teknologi Elektro
  4. Program Studi Teknik Sipil
  5. Program Studi Teknik Lingkungan
  6. Program Studi Teknik Perencanaan Wilayah Kota (Planologi)

Untuk informasi lengkap:

Kantor STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena

Jl. Trikora Hom-Hom, Wamena, Kabupaten Jayawijaya Papua

No. Tlpn (0969) 31751 / +628114828833

E-mail : stisip_info@stisipaiwamena.ac.id

Deklarasi Kebijakan Mutu STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena

STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena telah mendeklarasikan kebijakan mutu pada tanggal 24 Agustus 2017  sebagai sebuah bentuk komitmen yang kuat untuk mengelola pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan mutu yang unggul, sehingga menghasilkan lulusan yang bermutu dan berdayasaing tinggi sebagai persyaratan pelanggan serta undang undang dan peraturan yang berlaku, di mana seluruh sivitas akademika baik yayasan dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa bertekad untuk selalu turut dalam usaha penyempurnaan kinerja STISIP Amal IlmiahYapis Wamena secara aktif. STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena akan selalu meninjau dan memperbaiki sistem manajemen mutu pada seluruh tingkatan organisasi.

Budaya mutu STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena  merupakan persepsi dan sistem makna bersama civitas akademika dalam memelihara dan menjaga sistem mutu dilandasi atas azas-azas kebersamaan, penghilangan batas batas antara bawahan dan atasan, komunikasi yang terbuka dan jujur, kesempatan bagi setiap orang untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, fokus pada proses dan dilakukannya perbaikan secara berkesinambungan.  Serta dengan prinsip “tidak ada keberhasilan ataupun kegagalan, yang ada hanyalah pengalaman berharga untuk dipetik hikmahnya.”

Sasaran Mutu STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena, antara lain:

  1. Mempunyaiakreditasiterbaik (A) dari BAN PT untuksetiap program studi.
  2. Mempunyai akreditasi B dari BAN PT untuk Institusi
  3. Rata Rata IPK mahasiswa minimal 3.
  4. Indeks Kepuasan Mahasiswa terhadap mutu pelayanan dan fasilitas minimal 2.75.
  5. Indeks Kepuasan Mahasiswa terhadap kinerja dosen minimal 3.00.
  6. Tingkat kelulusan tepat waktu minimal 75% dengan memenuhi peraturan yang berlaku.
  7. Rata-rata waktu tunggu lulusan untuk mendapat pekerjaan maksimal 2 bulan.
  8. Melaksanakan Penjaminan Mutu Internal yang sinkron dengan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal dari BAN PT
  9. Kualifikasi Dosen Minimal Strata 2
  10. Terselesaikan Perubahan Bentuk dari Sekolah TinggiI lmu Sosial Dan Ilmu Politik Amal Ilmiah Yapis Wamena menuju Universitas Amal Ilmiah Wamena Pada Tahun 2018.

PKKMB MAHASISWA BARU 2017

STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) atau OSPEK Tahun Akademik 2017/2016.

PKKMB atau OSPEK merupakan kegiatan awal bagi setiap peserta didik yang menempuh jenjang perguruan tinggi. Ospek dengan seluruh rangkaian acaranya merupakan pembentukan watak bagi seorang mahasiswa baru. Dengan kata lain bahwa baik tidaknya kepribadian mahasiswa di sebuah perguruan tinggi dapat terlihat oleh baik tidaknya pelaksanaan Ospek di perguruan tinggi tersebut.

Pada dasarnya, Ospek merupakan pintu ilmu bagi mahasiswa-mahasiswi. Pintu itu akan dibuka dan dicermati atau dipelajari secara saksama oleh mahasiswa-mahasiswi baru untuk memperdalam ilmunya. Bila dari pintunya saja sudah buruk, maka pola pikirnya bisa saja terus menduga bahwa di dalam pintu akan sama buruknya.

Adapun tujuan OSPEK adalah:

  1. Mengenal dan memahami lingkungan kampus sebagai suatu lingkungan akademis serta memahami mekanisme yang berlaku di dalamnya,
  2. Mempersiapkan mahasiswa agar mampu belajar di Perguruan Tinggi serta mematuhi dan melaksanakan norma-norma yang berlaku di kampus, khususnya yang terkait dengan Kode Etik dan Tata Tertib Mahasiswa,
  3. Menumbuhkan rasa persaudaraan kemanusiaan di kalangan civitas akademika dalam rangka menciptakan lingkungan kampus yang nyaman, tertib, dan dinamis,
  4. Menumbuhkan kesadaran mahasiswa baru akan tanggung jawab akademik dan sosialnya sebagaimana tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi,
  5. Untuk bisa saling beradaptasi antar sesama Mahasiswa dilingkungan kampus.

STISIP Amal Ilmiah Adakan Workshop Kurikulum Berbasis KKNI

Bertempat di auditorium Anwaruddin, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Amal Ilmiah YAPIS Wamena, Jaya Wijaya, Papua, Ketua Yayasan Pendidikan Islam di Tanah Papua (YAPIS) Cabang Jaya Wijaya, membuka rangkaian acara Seminar dan Lokakarya Nasional.

Dosen dan tenaga kependidikan STISIP Amal Ilmiah YAPIS Wamena mengikuti acara tersebut sebagai rangkaian dalam membangun budaya mutu yang menjadi pilar dalam pengelolaan pendidikan tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua STISIP Amal Ilmiah YAPIS Wamena Dr. Rudihartono Ismail, M.Pd. mengemukakan bahwa pelaksanaan rangkaian tiga kegiatan ini menjadi ikhtiar civitas akademika STISIP Amal Ilmiah untuk mengokohkan pilar-pilar pendidikan tinggi. Bonus yang hendak dicapai adalah wujudnya akreditasi, baik akreditasi program studi maupun institusi.

Secara komprehensif pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi dilaksanakan terencana dan berkelanjutan. Dalam seminar yang dilaksanakan merupakan wahana diskusi untuk merumuskan proposal penelitian yang akan dilaksanakan pada kesempatan berikutnya. Dengan demikian, dengan terprogram bagian tri dharma perguruan tinggi diintegrasikan satu sama lain.

Sementara untuk pengelolaan jurnal, publikasi ilmiah menjadi bagian hilir dari semua tiga dharma yang ada. Untuk itu, melatih kemampuan dosen untuk menerbitkan jurnal dan menulis artikel merupakan kompetensi yang dituntut untuk dilatih secara bertahap.

Rangkaian seminar dan lokakarya ini akan berlangsung selama sepekan dengan menghadirkan praktisi pendidikan lintas perguruan tinggi yang berasal dari pelbagai perguruan tinggi di tanah air diantaranya Dr. Dwi Cahyono, Universitas Muhammadiyah Jember; Andi Suwirta, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung; Ismail Suardi Wekke, Ph.D., Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sorong. (Garisdepan)

Piter Rumaropen latih STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena

Ketua STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena Bapak Dr. H. Rudihartono Ismail, M.Pd. dan Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Bapak H. Agus Sumaryadi, M.Si. foto bersama para pemain dan pelatih sebelum tampil di turnamen JWW Cup-Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Amal Ilmiah Yapis Wamena, tidak tanggung-tanggung ikut turnamen sepak bola antar perguruan tinggi, JWW cup 2017.

Buktinya mereka mengkontrak mantan striker Persiwa Wamena, Piter Rumaropen sebagai pelatih. Untuk zona Jayawijaya, pertandingan mulai bergulir 11 Maret 2017, di Wamena.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Amal Ilmiah Yapis Wamena, Dr. H. Rudy Hartono Ismail, MPD mengatakan turnamen JWW cup merupakan momen baik dan memberi angin segar bagi pihak kampus, mengangkat sepak bola di Papua.

“Harapan kita dengan adanya JWW Cup ini memberikan makna tersendiri di kalangan perguruan tinggi di Papua maupun Papua Barat, khusus di Wamena, dimana untuk mendapatkan bibit-bibit pemain di pegunungan tengah ini atau bahkan dari STISIP Amal Ilmiah Wamena bisa menyumbangkan bibit pemain sepak bola hingga ke tingkat nasional,” kata Rudy kepada Jubi saat memantau latihan timnya di lapangan Pendidikan Wamena, Rabu (8/3/2017).

Sebagai pimpinan kami mensuport baik secara finansial maupun materi kepada mahasiswa, sehingga bisa berlatih secara maksimal untuk mempersiapkan diri dalam JWW cup ini.

“Target, ya ingin juara, sekaligus menjadi wakil pegunungan tengah ini, sehingga bisa tampil di Jayapura,” katanya.

Perekrutan mahasiswa yang tampil  di turnamen ini sangat selektif. Seleksi pemain dilakukan di kampus STISIP Amal Ilmiah Wamena. Hasilnya akan terpilih 25 pemain kemudian diserahkan buat pelatih.

“Pemain yang dipilih ini dari berbagai tingkat mulai dari semester dua hingga semester delapan. Kami juga ingin agar tim ini nantinya dapat dipersiapkan ke iven-iven lainya yang berskala nasional agar lebih baik lagi.

Pelatih STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena, Piter Rumaropen mengakui persiapan pemain hingga kini masih digenjot pagi dan sore hari latihan rutin.

“Persiapan sudah sangat siap tidak ada kekurangan, tinggal dikembalikan ke anak-anak untuk menghadapi turnamen JWW Cup nanti,” kata Piter Rumaropen. (*)

Pelantikan Pejabat Struktural STISIP AI Wamena

Wamena, 1 Maret 2017 Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Amal Ilmiah Yapis Wamena Dr. H. Rudihartono Ismail,M.Pd. melantik para pejabat struktural periode 2017-2021. Dalam pesannya kepada para pejabat struktural, bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab dan sebaik-baiknya agar mencapai visi Perguruan Tinggi.

Rektor UMI Orasi Ilmiah di Wamena

UMI Makassar – Rektor UMI bawakan orasi ilmiah di dihadapan anggota senat dan peserta wisuda sarjana ke 8 Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Yasip Wamena Kab. Jayawijaya (28/11).

Hadir Koordinator Kopertis Wil. XIV, ketua DPRD Kab. Jayawijaya, Bupati dan forum komunikasi pimpinan daerah, pengurus Yapis Papua pusat, ketua pengurus yayasan dan perguruan tinggi cabang Yapis se Papua, pimpian perguruan tinggi se tanah Papua, pimpinan lembaga pemerintah, BUMN, BUMD kab. Jayawijaya, anggota senat STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena.

Event ini dilanjutkan dengan penandatanganan MoU dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat seperti menghadirkan dosen dari UMI untuk memberikan kuliah umum di STISIP Yapis Wamena dan studi lanjut bagi dosen STISIP.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof.Dr.Hj. Masrurah Mokhtar, MA membawakan makalah berjudul ‘gender dalam persepktif Islam dan pendidikan mengatakan pendidikan bukan hanya dianggap dan dinyatakan sebagai unsur utama dalam pencerdasan bangsa melainkan juga sebagai produk atau konstruksi sosial.

“Karena itu pendidikan memiliki andil bagi terbentuknya relasi gender di masyarakat, menuntut ilmu adalah wajib bagi laki dan perempuan dan Allah meninggikan derajat bagi orang yang beriman dan berilmu tanpa melihat jenis kelaminnya,” terangnya.

Sementara itu, ketua STISIP Yapis Wamena, yang juga alumni program doktor PPs UMI DR H Rudi Hartono Ismail, M.Pd., melaporkan bahwa peserta wisuda sebanyak 165 org terdiri atas 155 orang lulusan program studi administrasi negara (S-1) dan 10 orang lulusan program studi diploma 3 administrasi publik. Jumlah alumni sebanyak 1071 orang. Hal ini berarti lembaga ini telah memberikan kontribusi yang besar terhadap pengembangn SDM di Papua.

Disela-sela kunjungan ke Wamena selama 3 hari, Rektor UMI menyempatkan mengunjungi perkampungan muslim di kec. Walesi dan memberikan bantuan kepada panitia pembangunan masjid muslim Walesi yang disambut gembira dan keharuan masyarakat muslim di Walesi.

(Humas UMI)

UNISMA SIAP DIDIK UMMAT DI PAPUA BERSAMA STISIP WAMENA

Malang. 11/05/2016 Universitas Islam Malang melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan  Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Amal Ilmiah Yayasan Pendidikan Islam Wamena.

Acara dilangsungkan di ruang sidang gedung Umar Bin Khottob lantai 2, dihadiri jajaran Raktorat dan yayasan Unisma, Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, Ketua Unit dan Lembaga di lingkungan Unisma. Ketua STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena, Dr. Rudi Hartono Ismail, M.Pd  menyatakan bangga bisa berkunjung ke kampus hijau Unisma. “Praktik terbaik dari pendidikan berkarakter Islam Aswaja terbukti berlangsung baik di Unisma. Kami datang untuk berguru ke saudara tua agar mendapat pengalaman dan pengetahuan  terbaik.” Tuturnya. Ia berharap nota kesepahaman dapat segera diimplementasikan utamanya  dalam bidang peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si menyatakan bahwa Unisma terbuka terhadap tamu siapa saja, apalagi STISIP Yapis Wamena yang mengusung pendidikan karakter Islam yang kuat. “Kami saat ini sedang memacu diri untuk masuk klaster 1 Perguruan Tinggi, maka kami berusaha melakukan yang terbaik, termasuk menjalin kerjasama dengan berbagai kampus.” Ujar Rektor asal Tuban tersebut. Ia juga menambahkan bahwa Unisma siap mengirim mubaligh dan kyai ke STISIP YAPIS Wamena untuk memberi pencerahan dan berdakwah untuk ummat di Papua. Ia juga mengingatkan agar shalawat dibudayakan  untuk dilantunkan di kampus STISIP.

Sementara Ketua Yayasan Yapis Wamena, Bapak Sanggup Abidin berharap kerjasama ini dapat segera terwujud dan bukan menjadi nota di atas kertas. “Mari bersama kita tunjukkan persamaan kita dengan saudara-saudara kita di Papua yang masih perlu disentuh kualitas SDM dan membutuhkan dakwah yang lebih intensif. Kita belum disebut sebagai orang Indonesia jika belum berkunjung ke Papua.” Tutupnya seraya bergurau. Ada harapan besar dari saudara muda di Wamena untuk bersama-sama melakukan pendidikan yang berkarakter Islam Aswaja. Unisma siap berkhidmat untuk Papua. (AA)

sumber

Kerjasama STPMD “APMD” dengan STISIP WAMENA

Pada hari Selasa, tanggal 29 Maret 2016, bertempat di kampus STPMD “APMD” Yogyakarta telah ditandatangani Kesepakatan Bersama antara STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena dan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” Yogyakarta.

Kesepakatan bersama ditandatangani oleh Dr. H. Rudihartono Ismail, M.Pd, sebagai Ketua STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena berkedudukan di Jalan Yos Sudarso Wamena dan Habib Muhsin, S.Sos., M.Si, sebagai Ketua Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” Yogyakarta, Yogyakarta disaksikan oleh Ketua Yayasan Pengembangan Pendidikan 17 beserta segenap Wakil Pimpinan dan para Pengurus Program Studi dan Kepala P3M STPMD “APMD”. Maksud Kesepakatan Bersama ini adalah untuk melakukan kerjasama dalam Peningkatan dan Pengembangan Perguruan Tinggi melalui Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Adapun tujuan Kesepakatan Bersama ini adalah untuk melakukan kerjasama secara terpadu, koordinatif, sinergis, dalam mengembangkan sumber daya kampus melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ruang lingkup Kesepakatan Bersama ini meliputi Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

sumber

Ke Kudus, STISIP Wamena MoU dengan UMK

UMK – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Amal Ilmiah Yapis Wamena, Papua resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Muria Kudus (UMK). Kerja sama antara kedua belah pihak ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Undertanding (MoU), Rabu (13/4/2016).

MoU ditandatangani oleh Rektor UMK Dr. H. Suparnyo SH. MS. dan ketua STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena, Dr. H. Rudihartono Ismail M.Pd. di Ruang VIP Gedung Rektorat UMK. Kerja sama ini meliputi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan lainnya yang saling menguntungkan.

Rudihartono menyampaikan, perguruan tinggi yang dipimpinnya tertarik melakukan kerja sama dengan UMK, karena kampus swasta terbesar di Pantura Timur Jawa Tengah, ini dinilainya memiliki kesamaan visi dan kelebihan-kelebihan yang bisa dipelajari untuk pengembangan STISIP.

‘’Ada visi yang menarik di UMK ini, antara lain menjaga nilai-nilai budaya dan juga semangat memajukan lembaganya yang sangat bagus. Ini yang membuat kami tertarik untuk menjalin kerja sama dengan UMK,’’ ungkapnya didampingi Hidayat Wenda S.Sos, salah satu dosen STISIP yang mendampinginya.

Di depan pimpinan UMK dan pengurus Yayasan Pembina (YP) UMK yang hadir, Rudihartono menyampaikan berbagai hal (program) yang bisa laksanakan bersama. ‘’Antara lain bisa melakukan penelitian atau seminar bersama. Kami juga tertarik jika bisa bekerja sama melakukan riset untuk pengembangan pertanian, karena UMK memiliki Fakultas Pertanian,’’ katanya.

Selain itu, program pengabdian masyarakat juga bisa dikerja samakan. ‘’Ke depan, sangat mungkin dan bahkan kami berharap ada teman-teman mahasiswa UMK yang melakukan KKN di Papua,’’ tuturnya.

Mengenai pengembangan pertanian, Hidayat Wenda menceritakan, pertanian di Papua sangat prospektif untuk dikembangkan. ‘’Lahan di Papua sangat subur dan bisa dipergunakan untuk pengembangan pertanian. Hanya saja, hingga saat ini belum tergarap maksimal,’’ paparanya.

Rektor UMK Dr. Suparnyo SH. MS., menyambut baik kerja sama dengan STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena. ‘’UMK terbuka untuk melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena,’’ terangnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Drs. Muh Syafei M.Pd. pada kesempatan itu berkesempatan menyampaikan profil kepada tamu dari Papua, baik mengenai kelembagaan berikut sarana prasarana pendukungnya hingga prestasi-prestasi mahasiswanya.

Rudihartono Ismail dan stafnya dari STISIP juga diajak melihat beberapa fasilitas kampus UMK, antara lain di Gedung Djarum Foundation, Biro Administrasi Akdemik dan Kemahasiswaan, UPT Sistem Informasi, dan juga Waroeng Prancis.

Sebelum kembali ke hotel untuk beristirahat, pimpinan STISIP Amal Ilmiah Yapis Wamena diajak berkunjung ke Menara Kudus, yang disambut oleh pengurus Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), Denny Nur Hakim. (Eros-Portal)

sumber